Telphone: 666-777-666

Email: office@firebigade.com

ABOUT BANDATask for the provision of humanitarian assistance in securing support and rescue victims, both life and property is one of moral responsibility and calls the soul of a human volunteer. Search and rescue victims of accidents or natural disasters, both on the highway, mountains, forests and seas is a task that deserves special handling, trained and organized. 

Departing from the common belief that the love of humanity and the environment, some people who have a sense of concern for others the courage to unite participated in addressing social issues, humanitarian and environment, especially at times of a disaster and together find the best way out for sense of security and safety of disaster victims.

With all the limitations that exist at that time, the organization should start running wheel.

In order to meet the needs of cost, equipment and supplies that are absolutely necessary in the conduct of social assistance, they go hand in hand together and give whatever possessed to meet all the needs of this organization.

At that time the organization is running with no name to one when the idea of a name that is BANDA. BANDA name was taken from a street in an area in Balikpapan City, where the road Banda for the first time placed an Repeater station to support all radio communications on every movement of the organization in carrying out humanitarian tasks.

When the meaning of the name is required as an icon of the organization, occurred two words from the word BANDA into BANtuan DArurat (Emergency Relief). And the diverse backgrounds of the personnel who joined when it finally confirmed the name to the Emergency Communications Forum which means "place / container together and communicate with the volunteers care about humanity and the environment" while doing his job has always supported by the radio communication device to facilitate the coordination line and communication in the field.

Over time, the Forum Komunikasi Bantuan Darurat eventually become the embryo formation Banda Indonesia Foundation incorporated by notarial deed Nuraini UTI, SH No. 07 On 4 January 2011. Approved by the Ministry of Justice and Human Rights Republic of Indonesia through Decree number: AHU-4245.AH.01.04. In 2012. Radio station license from the Ministry of Communications and Information Technology of the Republic of Indonesia through a license number: 01478730-000SU/2620112012.




ABOUT BANDATugas kemanusiaan yang berupa pemberian dukungan bantuan dalam mengamankan dan menyelamatkan korban, baik jiwa maupun harta benda adalah salah satu tanggung jawab moril dan panggilan jiwa seorang relawan kemanusiaan. Pencarian dan penyelamatan korban musibah kecelakaan atau bencana alam, baik di jalan raya, pegunungan, hutan dan laut adalah tugas yang patut mendapat penanganan secara khusus, terlatih dan terorganisir.

Berangkat dari kesamaan pandangan cinta kemanusiaan dan lingkungan, beberapa orang yang memiliki rasa kepedulian pada sesama memberanikan diri untuk bersatu turut serta berpartisipasi dalam menangani isu-isu sosial, kemanusiaan dan lingkungan khususnya disaat-saat terjadinya sebuah bencana dan bersama-sama mencari jalan keluar terbaik demi rasa aman dan keselamatan para korban bencana.

Dengan segala keterbatasan yang dimiliki pada saat itu, roda organisasipun mulai berjalan.

Demi memenuhi kebutuhan biaya, peralatan dan perlengkapan yang mutlak diperlukan didalam melakukan bantuan sosial, mereka berkumpul dan saling bahu membahu memberikan apapun yang dimiliki untuk memenuhi semua kebutuhan organisasi ini.

Saat itu organisasi berjalan dengan tanpa nama hingga satu ketika muncul ide sebuah nama  yaitu BANDA. Nama BANDA diambil dari nama jalan di suatu daerah di Kota Balikpapan, dimana di jalan banda tersebut untuk pertama kalinya dipasang sebuah stasiun RPU (Radio Pancar Ulang) untuk mendukung semua komunikasi radio pada setiap pergerakan organisasi dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan.

Ketika sebuah makna nama sangat diperlukan sebagai icon organisasi, terbersit dua kata dari kata BANDA tersebut menjadi BANtuan DArurat. Dan dengan latar belakang beragam para personil yang bergabung saat itu akhirnya dikukuhkan sebuah nama menjadi Forum Komunikasi Bantuan Darurat yang bermakna “tempat/wadah berkumpul dan berkomunikasinya para relawan peduli kemanusiaan dan lingkungan” yang disaat melakukan tugasnya selalu didukung dengan perangkat komunikasi radio untuk mempermudah jalur kordinasi dan komunikasi di lapangan.

Dengan berjalannya waktu, Forum Komunikasi Bantuan Darurat akhirnya menjadi embrio terbentuknya Banda Indonesia yang berbadan hukum Yayasan bernama Yayasan Banda Indonesia dengan Akte notaris NURAINI UTI, S.H. No. 07 Tanggal 04 januari 2011. Mendapat pengesahan dari Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan dengan nomor: AHU-4245.AH.01.04. Tahun 2012. Ijin Stasiun Radio dari Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia melalui surat ijin nomor: 01478730-000SU/2620112012.