Telphone: 666-777-666

Email: office@firebigade.com

180 Rescuer Adu Kurang lebih seratus delapan puluh Rescuer (penyelamat) dari  perusahaan Migas dan pertambangan serta lembaga kedaruratan  mengadu dan memacu adrenalin mereka dalam Balikpapan Fire & Rescue Challenge yang  kali ke 2 di gelar di kota minyak Balikpapan, dalam rangka kegiatan bulan  bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sekaligus  memeriahkan ulang tahun kota Balikpapan ke 117.

Even bergengsi untuk para rescuer  di laksanakan selama empat hari. Dimulai dengan  Workshop Mass Casualty & Motor Vehicle Accident ,  Kamis (20/2) sekaligus  tehnical meeting buat para peserta di  gedung Banua Patra. Pembukaan lomba tanggap darurat dan penyelamatan di buka secara resmi oleh Walikota Balikpapan H.M. Rizal Effendi di lapangan Merdeka , Jumat (21/2).

180 Rescuer Adu Hari pertama lomba yang diikuti  Delapan Tim dari Perusahaan Migas dan Pertambangan serta Tujuh tim lembaga Kedaruratan di Balikpapan ini di mulai dengan  adu fisik  (fitness Drill). Para rescuer  diadu fisiknya berlari   mengelilingi lapangan merdeka dengan  berbagai halang rintang yang telah di design  khusus oleh panitia untuk mengadu adrenalin  peserta dan kesamaptaan masing-masing tim. Karena untuk menjadi seorang rescuer  di butuhkan fisik yang prima.

Usai Sholat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan materi korban masal (Mass Casualty) yang berlangsung hingga malam hari. Diskenariokan telah terjadi kecelakaan lalu lintas bus terbalik dengan banyak korban, disinilah kemampuan para peserta diuji dalam bidang menganailisa tempat kejadian perkara (TKP),  melakukan pertolongan dengan peralatan  standar dan mengevakuasi korban dari yang luka ringan sampai yang kondisinya gawat darurat hingga meninggal dunia  dengan tidak mengabaikan unsur keselamatan buat para penolong.

180 Rescuer Adu Hari kedua Sabtu (22/2) ,lomba  kembali di lanjutkan  dengan materi berbeda yaitu kecelakaan kendaraan bermotor  (Motor Vehicle Accident)  dimana dalam skenario di kisahkan terjadi kecelakaan  truk tangki bermuatan bahan bakar  (BBM) solar menabrak  sepeda motor di kawasan simpang empat Jl. Jenderal  Sudirman, saat lalu lintas sedang ramai menimbulkan korban dengan ragam cedera gawat darurat   dan terjadi percikan api hingga mengakibatkan kebakaran bahan bakar yang tidak bisa di padamkan dengan menggunakan air.

Kesulitan  buat peserta bertambah pada sesi ini. Karena para peserta  harus berupaya memadamkan api terlebih dahulu baru menyelamatkan korban. Pemadaman api di  lakukan  dengan menggunakan foam. Faktor angin dan panasnya cuaca  menjadi  kendala dalam upaya pemadaman  kebakaran truk BBM ini, sehingga membuat tidak sedikit para penolong yang pingsan akibat kepanasan saat menggunakan pakaian anti api.

180 Rescuer Adu

Dan uniknya, dalam sesi lomba ini ada satu tim yang mundur sebelum  mengikuti  lomba.  Alasan pengunduran diri di karenakan panitia melarang tim tersebut untuk menggunakan radio  handy talky (HT).  Kebijaksanan panitia cukup beralasan yaitu untuk sportifitas dan menghindari kecurangan  dengan adanya instruksi dari luar arena lomba dengan menggunakan jalur frekuensi.  Sementara itu , tanpa radio HT tim lainnya mampu menyelesaikan  materi  dalam area lomba dengan lancar.


Ketua Panitia lomba Rescue Challenge  , Asep Dedi, mengatakan lomba ini  bertujuan sebagai ajang silahturahmi   dan memperluas cakrawala pengetahuan dengan bertukar pengalaman, " Ini ajang untuk mengasah kemampuan  sehingga bila terjadi musibah atau bencana yang sesungguhnya ini akan menjadi modal yang sangat berguna. Supaya pepatah  tim rescue malah di rescue tidak terjadi," kata Asep.

180 Rescuer Adu Selanjutnya Minggu (23/2), lomba masih di lanjutkan di tempat terpisah yakni  di  Gedung Benua Patra Jl. Jendral Sudirman . Pada hari terakhir ini lombanya berbeda yaitu aksi unjuk  kreatifitas masing-masing tim untuk menghibur  dengan menciptakan ragam ekspresi seni dan yel-yel. lomba ini menutup lomba fire & rescue challenge yang kali kedua di adakan di kota minyak Balikpapan. Pengumuman pemenang recananya akan diadakan Rabu (26/2) malam di Gedung Benua Patra Jl Jendral Sudirman, Balikpapan. (abet)